• Articles coming soon
< All Topics
Print

Alur Transaksi

Alur Transaksi Receipt adalah proses pengelolaan transaksi receipt yang dilakukan oleh vendor, mulai dari pembuatan dan pengisian data receipt, pengajuan transaksi, hingga proses verifikasi oleh Admin. Alur ini digunakan untuk memastikan setiap transaksi receipt dapat tercatat, diperiksa, dan diproses secara terstruktur sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan.

Latar Belakang

  • Adanya kebutuhan untuk mengelola transaksi receipt secara terstruktur.
  • Memastikan data dan dokumen pendukung receipt tersedia dengan lengkap.
  • Mendukung proses pengajuan dan verifikasi receipt oleh pihak terkait.
  • Memudahkan pengguna dalam memantau status transaksi receipt.
  • Menyediakan pencatatan transaksi yang lebih rapi dan terdokumentasi.

🎯 Tujuan

  1. Mempermudah proses pembuatan dan pengajuan transaksi receipt.
  2. Memastikan kelengkapan data dan dokumen pendukung.
  3. Mendukung proses verifikasi receipt oleh Admin.
  4. Memudahkan pemantauan status transaksi receipt.
  5. Mengurangi kesalahan dalam penginputan dan pengajuan data.
  6. Menyediakan dokumentasi dan jejak transaksi yang jelas.

🛠️ Alur Proses Receipt

  1. Pembuatan Receipt (Entry Draft)
    • Vendor membuat transaksi receipt pada halaman Entry Draft Online Receipt.
    • Vendor mengisi informasi invoice, project, dan data transaksi yang diperlukan.
    • Dokumen pendukung (softfile) diunggah jika diperlukan.
  2. Penyimpanan Draft
    • Data receipt dapat disimpan sebagai draft untuk dilengkapi atau diperiksa kembali.
    • Vendor dapat melakukan perubahan data sebelum receipt diajukan.
  3. Pengajuan Receipt (Submit)
    • Vendor melakukan submit setelah data dan dokumen dinyatakan lengkap.
    • Receipt yang telah di-submit diteruskan kepada Admin untuk proses verifikasi.
  4. Verifikasi Receipt
    • Admin melakukan pemeriksaan terhadap data dan dokumen receipt.
    • Jika terdapat data yang belum sesuai, receipt dapat dikembalikan kepada vendor untuk diperbaiki.
  5. Persetujuan / Proses Selanjutnya
    • Receipt yang telah sesuai akan diproses ke tahap berikutnya sesuai alur transaksi.
    • Status receipt dapat dipantau hingga proses selesai.
  6. Penyelesaian Receipt
    • Receipt yang telah selesai diproses menjadi bagian dari dokumentasi transaksi.
    • Data receipt tersimpan sebagai riwayat dan dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi maupun pelaporan.

Table of Contents