{"id":983,"date":"2025-05-28T04:39:02","date_gmt":"2025-05-28T04:39:02","guid":{"rendered":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/?post_type=epkb_post_type_1&#038;p=983"},"modified":"2025-07-30T09:33:51","modified_gmt":"2025-07-30T09:33:51","slug":"entry-supac","status":"publish","type":"epkb_post_type_1","link":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/?epkb_post_type_1=entry-supac","title":{"rendered":"Unpacking (SUPAC) Entry"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Unpacking<\/strong> dalam konteks penerimaan barang adalah proses:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membuka kemasan barang yang diterima dari pemasok atau pihak ketiga.<\/li>\n\n\n\n<li>Memeriksa fisik barang dan kesesuaiannya dengan dokumen (invoice, PO, DO).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mencatat Serial Number (SN)<\/strong> dari masing-masing unit (jika applicable), terutama untuk produk elektronik, alat kesehatan, mesin, atau produk bernilai tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Unpacking bukan sekadar membuka kardus, tapi mencakup <strong>verifikasi mutu, kuantitas, identifikasi barang secara unik (melalui SN), dan dokumentasi internal<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Proses unpacking yang sistematis dilakukan karena:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Banyak perusahaan mengalami <strong>ketidaksesuaian barang<\/strong> dengan PO jika tidak diperiksa di awal.<\/li>\n\n\n\n<li>Barang bernilai tinggi (seperti elektronik, alat produksi, alat kesehatan) <strong>membutuhkan pelacakan per unit<\/strong> melalui SN.<\/li>\n\n\n\n<li>Beberapa pemasok mengharuskan <strong>dokumen serah terima dengan catatan SN<\/strong> sebagai syarat garansi dan retur.<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah <strong>kesalahan pencatatan stok<\/strong>, kerusakan tersembunyi, atau kehilangan tanggung jawab antar bagian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Unpacking dan pencatatan SN<\/strong> adalah aktivitas krusial dalam proses penerimaan barang yang bertujuan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menjamin <strong>akurasi data barang masuk<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung <strong>tracking produk dan garansi<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Memastikan <strong>transparansi dan tanggung jawab antar pihak<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ini berperan penting dalam operasional gudang, keuangan, serta layanan purna jual ke pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\ud83c\udfaf<strong>Tujuan Unpacking &amp; Pencatatan SN<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tujuan<\/strong><\/th><th><strong>Penjelasan<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>1. Verifikasi barang sesuai pesanan<\/strong><\/td><td>Memastikan barang yang diterima sesuai PO dalam jumlah, jenis, dan spesifikasi.<\/td><\/tr><tr><td><strong>2. Pencatatan SN untuk identifikasi unik<\/strong><\/td><td>SN digunakan untuk pelacakan produk, klaim garansi, atau histori per unit.<\/td><\/tr><tr><td><strong>3. Deteksi awal kerusakan atau cacat<\/strong><\/td><td>Dapat segera mengidentifikasi barang rusak sebelum disimpan atau didistribusikan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>4. Dokumentasi penerimaan barang<\/strong><\/td><td>Menjadi dasar pencatatan stok masuk dan pengendalian inventaris.<\/td><\/tr><tr><td><strong>5. Bukti untuk retur atau klaim ke pemasok<\/strong><\/td><td>Jika ditemukan cacat, pencatatan SN dan kondisi saat terima menjadi bukti sah.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\ud83d\udd04<strong>Keterkaitan dan Korelasi Antar Pihak dan Pelanggan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Pihak \/ Departemen<\/strong><\/th><th><strong>Peran dan Keterkaitan<\/strong><\/th><th><strong>Korelasi<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Gudang \/ Penerimaan Barang<\/strong><\/td><td>Bertanggung jawab melakukan unpacking, pengecekan fisik, dan pencatatan SN.<\/td><td>Tanggung jawab utama dalam pemeriksaan awal barang dan pelaporan kondisi ke bagian terkait.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Purchasing (Pembelian)<\/strong><\/td><td>Membuat PO dan berkoordinasi dengan pemasok terkait spesifikasi dan jumlah barang.<\/td><td>Korelasi dengan hasil unpacking \u2013 jika terjadi ketidaksesuaian, pembelian bertugas menindaklanjuti ke supplier.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Quality Control (QC)<\/strong><\/td><td>Melakukan inspeksi kualitas atau fungsi barang saat terima (jika diperlukan).<\/td><td>QC bisa memberikan approval bahwa barang layak simpan atau harus diretur.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Finance \/ Akuntansi<\/strong><\/td><td>Mencatat nilai barang masuk, menyesuaikan dengan invoice dan bukti penerimaan.<\/td><td>Butuh hasil unpacking untuk mencocokkan antara invoice vs barang aktual.<\/td><\/tr><tr><td><strong>IT \/ Inventory<\/strong><\/td><td>Memasukkan data SN ke dalam sistem untuk pelacakan aset, garansi, atau distribusi internal.<\/td><td>SN menjadi bagian penting dalam pengendalian dan traceability.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Pelanggan (secara tidak langsung)<\/strong><\/td><td>Dalam penjualan ulang, pelanggan yang menerima barang dengan SN tertentu bisa mengklaim garansi berdasarkan data awal tersebut.<\/td><td>Data SN hasil unpacking akan digunakan sebagai referensi saat pelanggan retur\/klaim layanan purna jual.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Unpacking dalam konteks penerimaan barang adalah proses: Unpacking bukan sekadar membuka kardus, tapi mencakup verifikasi mutu, kuantitas, identifikasi barang secara unik (melalui SN), dan dokumentasi internal. Proses unpacking yang sistematis dilakukan karena: Unpacking dan pencatatan SN adalah aktivitas krusial dalam proses penerimaan barang yang bertujuan: Ini berperan penting dalam operasional gudang, keuangan, serta layanan purna [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"epkb_post_type_1_category":[5],"epkb_post_type_1_tag":[],"class_list":["post-983","epkb_post_type_1","type-epkb_post_type_1","status-publish","hentry","epkb_post_type_1_category-logistic-entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/epkb_post_type_1\/983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/epkb_post_type_1"}],"about":[{"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/epkb_post_type_1"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=983"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/epkb_post_type_1\/983\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2399,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/epkb_post_type_1\/983\/revisions\/2399"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"epkb_post_type_1_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fepkb_post_type_1_category&post=983"},{"taxonomy":"epkb_post_type_1_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kb.netvisionsoftware.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fepkb_post_type_1_tag&post=983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}