Alur AR Rebate
Alur AR Rebate adalah Alur proses pemberian potongan atau pengembalian nilai tertentu kepada pelanggan berdasarkan akumulasi transaksi (penjualan) mereka dalam periode tertentu, biasanya sebagai bentuk apresiasi atau program promosi.
Latar Belakang
Perusahaan sering menggunakan skema rebate untuk menjaga loyalitas pelanggan, mendorong pembelian dalam jumlah besar, dan memberikan reward atas performa pembelian mereka. Proses AR Rebate harus tercatat jelas agar akuntansi, penjualan, dan keuangan memiliki dasar yang sama terhadap nilai rebate yang diberikan.
🎯 Tujuan
- Memberikan apresiasi atau insentif kepada pelanggan atas pencapaian transaksi tertentu.
- Menjaga loyalitas pelanggan agar tetap melakukan pembelian berkelanjutan.
- Menjamin proses pengajuan dan pemberian rebate tercatat dengan benar pada sistem AR (Account Receivable).
- Memastikan kejelasan perhitungan dan transparansi antara penjualan, keuangan, dan pelanggan.
- Menghindari kesalahan pemberian rebate yang dapat berdampak pada laporan keuangan.
🧭Alur Proses Pemberian AR Rebate
- Penentuan Program Rebate
- Manajemen menentukan syarat rebate (periode, minimum pembelian, persentase, atau nominal).
- Transaksi Penjualan Berjalan
- Pelanggan melakukan pembelian selama periode program.
- Seluruh transaksi tercatat dalam sistem AR/penjualan.
- Monitoring dan Rekapitulasi Omzet
- Tim Sales/Finance melakukan rekap total pembelian pelanggan pada akhir periode.
- Validasi data antara penjualan dan AR untuk memastikan tidak ada selisih.
- Perhitungan Nilai Rebate
- Nilai rebate dihitung berdasarkan ketentuan program (misal 1–3% dari total omzet).
- Pengajuan Approval Internal
- Sales → Finance → Manager/Director memberikan persetujuan nilai rebate.
- Dilampiri rekap transaksi dan perhitungan.
- Penerbitan Dokumen Rebate
- Finance membuat memo rebate atau jurnal AR rebate sesuai kebijakan perusahaan.
- Pemotongan atau Pengembalian kepada Pelanggan
- Rebate dapat diberikan dalam bentuk:
- Potongan untuk pelunasan piutang, atau
- Potongan Transfer dana ke pelanggan.
- Rebate dapat diberikan dalam bentuk:
- Posting ke Sistem AR / Akuntansi
- Credit note atau jurnal rebate diposting agar saldo piutang pelanggan berkurang.
- Pemberitahuan kepada Pelanggan
- Mengirimkan laporan perhitungan rebate kepada pelanggan sebagai bukti.
Syarat dan Ketentuan ARCRB :
- Pelanggan harus menginformasikan perihal Pengusaha Kena Pajak (PKP) atau tidak
- Tidak memiliki tunggakan piutang pelanggan yang melebihi batas ketentuan managemen
🤝 Keterkaitan & Korelasi dengan Pihak Lain
1. Departemen Internal
| Departemen | Peran / Hubungan | Korelasi / Dampak |
|---|---|---|
| Sales / Marketing | Menentukan program rebate & memberikan informasi transaksi pelanggan | Rebate mempengaruhi strategi penjualan dan pencapaian target |
| Finance / Accounting | Menghitung, memverifikasi, dan mencatat nilai rebate | Rebate berdampak pada laporan keuangan dan saldo AR |
| AR / Collection | Melakukan pengurangan saldo piutang pelanggan | Rebate mengubah nilai outstanding pelanggan |
| Management | Memberikan persetujuan program & nominal rebate | Keputusan manajemen mempengaruhi besaran cost program rebate |
| Internal Audit | Mengawasi ketepatan dan kesesuaian pemberian rebate | Mencegah kesalahan atau penyalahgunaan program |
2. Pihak Eksternal
| Pihak Eksternal | Peran / Hubungan | Korelasi / Dampak |
|---|---|---|
| Pelanggan | Penerima rebate berdasarkan transaksi mereka | Rebate meningkatkan loyalitas dan hubungan jangka panjang |
| Bank (jika cash rebate) | Media transfer pengembalian dana | Memengaruhi arus kas perusahaan |
